GAMBAR PRIBADIKU

GAMBAR PRIBADIKU
email : waransyah66@gmail.com

Jumat, 02 November 2012

UNTUK DISEBAR LUASKAN ADAKAH HATI NURANI KITA

selamat siang INDONESIA
berita di media simpang siur, saya copy paste berita yg bersumber dari lampung sendiri, kebenaran berita ini akurat, kalau masih sangsi ....silahkan di hubungi emailnya langsung.

down load ini saya lakukan semata rasa prihatin saya terhadap pemberitaan yg gak seimbang dan merugikan bagi saya pribadi dan masyarakat umum. bayangkan media massa yg memberitakannya ternyata isinya salah, apa akibatnya.....

silahkan disimak.

rgds
msm

From: Nsr Law Office [mailto:nsrlaw@yahoo.co.id]
Sent: Thursday, November 01, 2012 4:29 PM
To: nyoman.suparta;sudarmada; putra
Subject: BERITA DUKA

Om Swastyastu,
Om swargantu, moksantu, sunyattu, murcantu. Om ksama sampurna ya nama swaha.

Bapak Ibu umat se-Dharma yang kami hormati, sebagaimana diketahui, pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2012, semeton kita di Desa Balinuraga dan Desa Sidoreno, Kec. Way Panji Lampung Selatan, mengalami musibah/kedukaan, puluhan jiwa baik laki-laki maupun perempuan melayang, puluhan lainnya belum diketahui nasibnya, sementara ratusan orang luka-luka, ratusan rumah penduduk di Balinuraga dan Sidoreno dibakar, belum terhitung harta benda lainnya. Saat ini tidak kurang dari 2.000 jiwa warga Bali dievakuasi ke Sekolah Polisi Nasional (SPN) di Kemiling, Tanjung Karang. Dari berbagai sumber, termasuk dari PMI (Pak JK/Detik) diperoleh info sebagai berikut :

Kejadian bermula/dipicu dari adanya kecelakaan lalu lintas (antara sepeda dikendarai warga Bali/laki-laki dengan motor yang dikendarai oleh warga Lampung/perempuan), pada hari Minggu tgl. 28 Oktober 2012, isu yang berkembang seolah olah warga Bali tersebut melakukan pelecahan seksual, akibatnya ratusan warga Lampung dengan mengendarai sepeda motor menyerang Desa Balinuraga, melakukan pembakaran rumah dan pos kamling. Warga Balinuraga melakukan pertahanan dan perlawanan yang menyebabkan 3 orang warga Lampung meninggal, situasi Kec. Way Panji mulai mencekam dan aparat kepolisian mulai berdatangan.

Hari Senin pagi, tgl. 29 Oktober 2012, Kapolda dan Kapolres Lampung berada di Desa Balinuraga dengan memobilisasi sekitar 2.000 pasukan TNI Polri untuk melakukan blokade karena adanya info ribuan warga Lampung bergerak menuju Desa Balinuraga untuk melakukan pembalasan. Siang harinya, konsentrasi massa warga Lampung mencapai puluhan ribu, masing-masing membawa senjata tajam dengan tujuan Desa Balinuraga. Menjelang sore, blokade aparat keamanan berhasil dijebol oleh massa warga Lampung dan mulailah terjadinya penghancuran Desa Balinuraga dan Desa Sidoreno dengan cara melakukan pembakaran rumah-rumah penduduk dan pembantaian warga Bali yang tidak berhasil meloloskan diri. Pembantaian dilakukan secara kejam bahkan otopsi sampai saat ini belum selesai dilaksanakan karena ada bagian tubuh warga belum ditemukan. Selanjutnya PHDI Lampung meminta bantuan TNI Polri untuk melakukan evakuasi terhadap warga Bali (berita dimuat di harian Kompas/Warta Kota/TV/Media on line). Pertemuan musyawarah tokoh warga Lampung dan tokoh warga Bali tgl. 31 Oktober 2012 yang difasilitasi oleh Kapolda Pemerintah Daerah, belum berhasil, bahkan tokoh warga Lampung meminta warga Bali tidak kembali ke Desa Balinuraga dan Desa Sidoreno (status quo), lalu kemana mereka (warga Bali) harus pergi ?

Bapak/Ibu umat se-Dharma yang kami hormati, sementara dipengungsian sudah banyak relawan baik personal/maupun institusi yang membantu memenuhi kebutuhan ribuan pengungsi warga Balinuraga, Para Romo ( Kristen + ), bahu membahu di Dapur Umum, PHDI Lampurng berseru meminta bantuan Dana, Pakaian Layak Pakai ataupun makanan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang menderita. Marilah bersihkan hati, satukan tangan tidak perlu mengirim sepasukan "Ciyung Wanaya", tidak perlu dendam, tidak perlu sakit hati, tapi bergeraklah sisihkan sebagian rezeki kita untuk membantu Saudara-saudara kita tersebut. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa, memberikan Waranugra kepada kita semua.

Masalah siapa yang benar dan salah, masalah kriminal kita percayakan kepada Aparat yang berwenang, tetapi urusan kemanusian membutuhkan empati kita semua, mari buktikan semangat "TAT TWAM ASI", mari tunjukkan rasa persaudaraan kita "VASUDEVAM KUTUM BAKHAM", mari kita wujudkan kebenaran SATYAM EVA JAYATE, kalau Para Romo saja bergerak tidak elok rasanya kalau kita apatis dan berdiam diri. Salam Damai.

Salurkan partisipasi Bapak/Ibu Umat sedharma ke POSKO PEDULI WAY PANJI
Pura Satya Loka Archana, Komplek RUMDIS AL, Ciangsana, Gunung Putri Bogor,
Bantuan berupa dana dapat disampaikan melalui Rek BCA No. 502-0077711 atau Rek Mandiri No.102-000-110-1820 atas nama Nengah Sujana, SH.
Kami memberikan garansi bahwa setiap bantuan yang Bapak/Ibu sampaikan, akan disampaikan kepada yang berhak dengan disertai laporan/bukti tertulis.

Om Santi Santi Santi Om,
POSKO PEDULI WAY PANJI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar