GAMBAR PRIBADIKU

GAMBAR PRIBADIKU
email : waransyah66@gmail.com

Minggu, 28 Oktober 2012

BUKOPIN BENARKAH INI TERJADI


  • TrioMacan2000
    1. Eng ing eeeng..kita lanjutkan korupsi2 di Bank Bukopin. Sdh masuk serial kultwit ke 9. Sdh mulai tampak hasilnya.
  • TrioMacan2000
    2. Hasil pertama : Kejaksaan agung RI sdh mengganti seluruh tim penyidik korupsi bank bukopin dgn tim penyidik baru. Yg lama 'masuk angin'
  • TrioMacan2000
    3. Hasil kedua : pejabat2 bukopin termasuk direksi sdh dinyatakan sbg tersangka utamanya dalam kasus Drying Center sbg langkah awal
  • TrioMacan2000
    3. Hasil ketiga : kejagung mulai sita asset yg diduga hasil korupsi Drying Center yg rugikan negara 67 milyar itu
  • TrioMacan2000
    5. Hasil keempat, tim PPATK dan Bank Indonesia sdh mulai serius audit penyimpangan/korupsi di bank bukopin termasuk pada jasa giro dana haji
  • TrioMacan2000
    6. Sementara itu korupsi kredit fiktif 40 M, transfer illegal dari israel US$ 100 juta, korupsi kredit pertanian, TKI, perkebunan dll belum
  • TrioMacan2000
    7. Juga korupsi terkait tantiem / bonus direksi Bukopin via rekayasa / pemalsuan hasil RUPSLB, belum diusut oleh BI, KPK, Kejagung RI
  • TrioMacan2000
    8. Kita teriakan terus korupsi2 di Bank Bukopin. Karena ini juga nanti akan melebar ke korupsi2 pejabat Bulog yg rugikan negara triliunan
  • TrioMacan2000
    9. Terkait banyaknya korupsi di Bukopin, BI akhirnya turunkan Team utk memeriksa Bukopin krn Fungsi control dan GCG Bank tdk berjalan
  • TrioMacan2000
    10. Ternyata banyak sekali fraud yg terjadi di Bank Bukopin dlm kurun wkt bbrp tahun ini sbg contoh th 2011 saja 13.000 kasus fraud
  • TrioMacan2000
    11. Sementara itu sampai dengan sept 2012 sdh mencapai 6.000 fraud. Semua melibatkan pejabat bank BUKOPIN dan nasabah
  • TrioMacan2000
    12. Setelah Bank Bukopin cabang Tegal yg telah kebobolan +- 36M, dan pelakunya telah ditangkap oleh timsus subdit II Ditserse Polda Jateng
  • TrioMacan2000
    13. Pelaku ditangkap di purwokerto yg adalah pegawai marketingnya sendiri, inisial NP yg telah lama buron pd tgl.18/10/2012 yang lalu
  • TrioMacan2000
    14. Setelah itu menyusul bbrp Cabang Bukopin Jakarta di 4 wilayah sprti Cab yg berada di S.Parman, Tebet ,Thamrin mengalami hal serupa
  • TrioMacan2000
    15. walaupun nilainya lbh kecil 2-4 M dgn modus yg berbeda yaitu deposito fiktif. fungsi pengawasan dan control di Bukopin tdk berjalan
  • TrioMacan2000
    16. Belum lagi potensi kredit bermasalah yg akan dihadapi Bank Bukopin kedepan sangatlah besar
  • TrioMacan2000
    17. Bagaimana mungkin karyawan Bukopim yg baru dan blm pengalaman dapat melakukan pencairan deposito tanpa sepengetahuan nasabah...
  • TrioMacan2000
    18. ... dan baru diketahui tatkala nasabah tsb complain bhw dana depositonya sdh tdk ada (dicairkan), alias lenyap
  • TrioMacan2000
    19. Tingginya turn over pegawai Bukopin yg keluar dan masuk mrpkn salah satu penyebab tdk profesionalnya sistem perekrutan pegawai
  • TrioMacan2000
    20. Karena dengan diberlakukan sistem kontrak pada karywn baru membuat tdk adanya kepastian nasib karywn dimasa depan
  • TrioMacan2000
    21. Pemberian bunga tabungan yg melebihi Deposito yg membuat tdk efisiennya pengelolaan dana di Bukopin
  • TrioMacan2000
    22. pdhl sesuai dgn ketentuan dan kesepakatan BI dgn Bank-bank besar hal itu tdk boleh dilakukan. Tapi dilanggar Bukopin
  • TrioMacan2000
    23. apalagi utk tujuan tertentu mengorbankan deposito dan giro valas utk dicairkan dan dipindahkan ke tabungan pada akhir bulan
  • TrioMacan2000
    24. shgg neraca bank akan terlihat baik dan dana murah pihak ketiga yaitu tabungan menjadi besar prosentasinya
  • Content from Twitter
  • TrioMacan2000
    25. Padahal itu hanya kamuflase/tipuan. Rekayasa yg sama dilakukan bila ada pendroppingan kredit, ini disyaratkan ke tabungan
  • TrioMacan2000
    26. Bgmn dgn sepak terjang Direksi Bukopin? mereka seolah sdh tdk concern lagi terhdp permslahn yg terjadi. Yg penting perkaya diri sendiri
  • TrioMacan2000
    27. bahkan pengelolaan dana2 saja dpt seenaknya dikeluarkan dan ditransfer ke rek istri atau suami Direksi dan ada jg yg diterima tunai
  • TrioMacan2000
    28. Luar biasa ! Dalam era globalisasi& sistim perbankan yg canggih uang ratusan juta yg diberikan kpd komisaris diberikan dlm bentuk tunai
  • TrioMacan2000
    29. uang ratusan juta yg diberikan kpd komisaris diberikan dlm bentuk tunai itu adalah uang apresiasi yg tak jelas dasar hukumnya
  • TrioMacan2000
    30. Belum lagi pembagian keuntungan perusahan yg berbentuk tantiem diambil berdasarkan prosentase sesuai dgn keputusan RUPS
  • TrioMacan2000
    31. sdgkan utk karywn pembagian bonus dilakukan penjatahan disetiap divisi, shgg ada kary yg bekerja dgn baik dikorbankan krn uang terbatas
  • TrioMacan2000
    32. Akibatnya motivasi karywn terus menutun dan mencari yg lebih baik dgn pindah ke Bank lain atau perushn yg beri benefit lbh baik
  • TrioMacan2000
    33. Gesekan antara direksi dan karyawan Bukopin yg telah membentuk Serikat pekerja tdk dpt dihindarkan
  • TrioMacan2000
    34. sampai saat ini msh terjadi perlakuan yg tdk adil, zalim dan penindasan direksi terhdp pengurus SP Bukopi. bahkan bbrp sdh di PHK.
  • TrioMacan2000
    35. Direksi Bukopim sangat takut jika semua praktek KKN di Bukopin sampai diketahui semua karyawan apalagi publik, pers, KPK dst
  • TrioMacan2000
    36. Namun begitu direksi Bukopin tdk kapok utk perkaya diri. Bbrp bulan yl Dirut Bukopin Glen Glenardi bahkan beli rumah 40 M di kemang
  • TrioMacan2000
    37. Direksi Bukopin merasa berani karena merasa sudah suap puluhan milyar ke Kejagung, polri, DPR dll
  • TrioMacan2000
    38. Termasuk karena mereka merasa punnya pelindung Suratto Ketua Yayasan Cikeas yg juga mantan komisaris Bukopin. Aman deh
  • TrioMacan2000
    39. Juga termasuk Soetarto Alimuso dirut Bulog yg adalah teman karib SBY. Bukopin merasa tidak tersentuh hukum. Korup terus dan suap kemana2
  • TrioMacan2000
    40. Itulah sekilas korupsi2 direksi bukopin bagian 9. Nanti kita sambung lagi. Masih banyak yg lbh seram hehe...sekian. MERDEKA !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar